Penebalan Diniding Rahim yang harus diwaspadai

Penebalan lapisan dinding rahim atau endometrium bisa merupakan perihal wajar (fisiologis) ataupun menjadi pertanda dari kondisi medis tertentu (patologis). Normalnya, setiap bulan endometrium akan tumbuh dan menebal sebagai respon terhadap perubahan hormonal untuk mempersiapkan diri terhadap kehamilan.

Jika kehamilan tidak terjadi maka lapisan ini akan meluruh yang keluar sebagai darah menstruasi. Sedangkan penebalan endometrium patologis disebut hiperplasia endometrium. Gejala yang dialami berupa siklus menstruasi tidak teratur, baik tidak terjadi menstruasi dalam jangka waktu lama ataupun terjadi menstruasi terus-menerus dengan peningkatan volume melebihi darah menstruasi.

Faktor risiko terjadinya kondisi ini adalah obesitas, sindrom ovarium polikistik, menggunakan terapi hormon, efek samping kontrasepsi, dan sebagainya. Diagnosis hiperplasia endometrium ditegakkan melalui pemeriksaan USG yang dikonfirmasi oleh tindakan kuretase, guna mengambil jaringan untuk pemeriksaan patologi anatomi. Selain untuk menegakkan diagnosis, tindakan ini sekaligus sebagai terapi untuk menghentikan perdarahan. Di samping itu, terapi lain yang mungkin diberikan adalah :

  • Terapi hormonal guna menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh
  • Pengangkatan rahim – diperuntukan khusus bagi hiperplasia endometrium yang hasil pemeriksaan patologi anatominya mengarah pada keganasan.

Mengenai kondisi Anda saat ini, sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan yang memeriksa Anda secara langsung. Dokter akan menjelaskan mengenai kondisi kesehatan Anda saat ini, serta penanganan yang mungkin diperlukan bila penebalan rahim menunjukkan proses patologis. Silahkan baca topik diskusi tentang penebalan rahim.

 

Penebalan lapisan dinding rahim

Artikel Terkait : Macam-macam obat patah tulang

Baca juga:  Apa penyebab sebenarnya penyakit kanker ???

Speak Your Mind

*